Sejarah dan Asal-Usul Kesenian Wayang

Sejarah dan Asal-Usul Kesenian Wayang – Wayang merupakan kesenian yang asli dari Indonesia, keberadaannya dilestarikan oleh pemerintah, bahkan diakui sebagai warisan dunia  asli dari Indonesia. Ada beberapa jenis Wayang yang berada di negeri ini, antara lain, Wayang Kulit, Wayang Golek, Wayang Wong, Wayang purwa, Wayang Gedog, dan Wayang Beber.

wayang

Sejarah kemunculan Wayang di Indonesia bentuk ritual kepada nenek moyang, bahkan keberadaan Wayang di Indonesia dimulai sebelum agama Hindu Budha masuk ke Nusantara. Bisa diartikan bahwa kesenian Wayang merupakan kesenian yang paling tua yang masuk ke Nusantara ini.

Sejarah perkembangan Wayang berkembang secara periodik, yaitu periode pertama Wayang pertama kali dibuat, yaitu sebelum kedatangan Hindu Budha, pada zaman iniWayang masih berbentuk datar belum ada coraknya, yaitu berasal dari Buah Lontar, penemunya adalah Raja Jayabaya dari Kerajaan Memenang. Pembentukan wayang bertujuan untuk membentuk Roh leluhur Sang Raja.

Periode berikutnya adalah pada masa Kerajaan Jenggala, pada masa ini Sang Raja memperhatikan tentang inovasi Wayang Purwa, terutama pasca wafatanya Raja Jenggala yang pertama Sri Lembuami Luhur dan digantikan oleh putanya yaitu Raden Panji Rawisrengga.

Pada masa kepemimpinannya beliau rajin menyempurnakan bentuk Wayang Purwa dan disimpan secara rapi di peti, pada masa ini pula mulai dibentuk standar cerita Wayang Purwa.

Pada periode Majapahit ada kemajuan yang sangat menonjol yaitu pelukisan tokoh pewayangan, dan pada masa ini dinamakan dengan Wayang Beber. Dan pada masa ini juga kesenian Wayang mulai ditampilkan tidak hanya di kerajaan, akan tetapi juga ditampilkan ke masyarakat umum, walau penampilannya hanya terbatas

Pada masa Kerajaan Demak para Wali songo pun ikut andil dalam perkembangan wayang di Nusantara, antara lain Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, dan Sunan Muria.

Mereka menggunakan Wayang sebagai sarana untuk mensyiarkan Agama Islam, hal ini sangat efektif dikarenakan pada saat itu masyarakat Jawa masih menganut Ajaran Hindu Budha. Cerita yang diangkat pun masih seputar kisah Ramayana dan Mahabharata.

Baca Juga : Kota-kota Termacet Di Dunia, Adakah Kota Di Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *