Kota-kota Termacet Di Dunia, Adakah Kota Di Indonesia?

Kota-kota Termacet Di Dunia, Adakah Kota Di Indonesia? – Bagi masyarakat yang tinggal di kota besar, menghadapi kemacetan bukanlah sesuatu yang baru. Hampir setiap hari Anda harus berdamai dengan kemacetan untuk sampai ke tempat kerja, sekolah atau bisnis. Tetapi tahukah Anda, kota-kota mana saja yang termacet di dunia? Yang pasti, macet tidak hanya terjadi di Jakarta.

kota macet

Berikut ini rangkumannya berdasarkan riset yang dilakukan oleh Castrol Magnatec terhadap Start-Stop yang dialami para pengemudi.

  1. Guadalajara

Sebagai salah satu kota terbesar di Mexico, Guadalajara merupakan kota yang sangat padat populasinya. Sementara infrastruktur jalannya tidak seimbang dengan pertambahan jumlah penduduk. Setiap pengemudianya mengalami 24.360 start-stop  setahunnya. Diperkirakan 30% kegiatan luar rumah mereka, adalah mengalami kemacetan di jalanan.

  1. Shanghai

            Dengan jumlah penduduknya yang merupakan terbesar di dunia, Shanghai mengalami masalah kemacetan yang cukup parah. Sebagai kota terbesar di Tiongkok Selatan, Shanghai mencatat 24.960 start-stop yang dialami pengemudinya dalam setahun.

  1. Bangkok

Mantan Perdana Menteri Thailand, Takhsin Sinawtra mengurangi pajak untuk kendaraan bermotor bagi masyarakat Thailand. Hal inilah yang mungkin menyebabkan tingkat kepadatan lalu-lintas Bangkok yang mencapai 26.040 start-stop para pengemudinya dalam setahun.

  1. Saint Petersburg

Sebagai salah satu kota metropolitan di Eropa dan kota terbesar kedua setelah Moscow, Saint Peterburg sudah memiliki infrastruktur yang layak. Namun kota ini selalu ramai oleh para pendatang, tidak hanya dari dalam Rusia, tetapi juga dari luar negeri. Sehingga St. Petersburg mencatat 28.080 start-stop para pengemudinya dalam setahun

  1. Roma

Sebagai salah satu kota yang jumlah penduduknya tergolong padat, Roma memastikan dirinya sebagai kota yang memiliki rasio kepemilikan kendaraan bermotor tertinggi kedua di Italia.

Bayangkan saja, dari 3 orang penduduknya, 2 diantaranya memiliki kendaraan. Hal ini membuat catatan start-stop pengemudinya mencapai 28.080 dalam setahun.

  1. Jakarta

Jumlah penduduk yang padat menjadi salah satu penyebab macet di Jakarta. Ditambah lagi dengan populasi kendaraan bermotor yang mencapai 21 ribu per bulannya.

Sementara angkutan umumnya masih belum cukup mengakomodir kebutuhan akan transportasi massal. Jakarta memiliki catatan start-stop mencapai 28.080 per pengemudi dalam setahun.

  1. Beijing

Sebagai salah satu pusat perekonomian negara Tiongkok, Beijing memiliki kepadatan penduduk serta kepadatan lalu lintas yang luar biasa. Bahkan pada tahun 2010, pernah terjadi kemacetan mengerikan sepanjang 100 km di Beijing, yang berlangsung selama 10 hari. Catatan start-stop yang dimiliki pengemudinya mencapai 28.200 selama setahun.

  1. Moskow

Moskow memiliki insfrastruktur yang lebih rendah dibandingkan Saint Petersburg. sarana jalan dan moda transportasi mereka tertinggal jauh.

Oleh sebab itu tingkat kemacetan di Moskow lebih tingi dari Saint Petersburg. Dengan catatan start-stop yang mencapai 29.520 per pengemudinya dalam setahun.

  1. Mexico City

Kepadatan jumlah penduduk, kemacetan lalu lintas dan polusi udara di Mexico City ini melebihi yang ada di Kota Jakarta. Sekitar 4 juta kendaraan yang lalu-lalang setiap hari di kota ini. Hal ini membuat catatan start-stop nya mencapai 30.840 per pengemudi setiap tahunnya.

  1. Istambul

Merupakan sebuah kota yang yang lokasinya terpecah dua antara Eropa dan Asia. Diperkirakan kemacetan ini disebabkan dengan adanya pertambahan 30 ribu unit mobil setiap bulan. Bahkan perbandingan penduduk yang mempunyai mobil adalah 1:5 yang artinya dari 5 orang penduduk, 1 orang yang memiliki mobil.

Sementara infrastrukturnya tidak seimbang dengan pertambahan jumlah kendaraan. Hal ini membuat catatan start-stop nya mencapai 31.200 per pengemudi setiap tahunnya.

Baca Juga : Sejarah dan Asal Usul Reog Ponorogo Sebagai Kesenian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *